Cuplikan Rekaman “Cukuplah kematian itu sebagai peringatan”

Jama’ah yang dimuliakan oleh Allah subhana wata’ala, Rasululllah shallallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam dalam hadits yang shahih bersabda “kafaa bilmautidzikro , Cukuplah kematian itu sebagai peringatan” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam… diutus sebagai pemberi peringatan… Beliau shallallahu ‘alaihi wasallam sangat mengetahui hal-hal apa yang penting bagi orang-orang yang akan diperingati. Dan bersamaan dengan itu beliau shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan bahwa kematian cukup sebagai pemberi peringatan… Karena itulah terlalu keras hati seseorang, kalau dengan kematian tetap tidak akan sadar… Padahal Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam telah menyatakan Kafaa mautidzikro, cukup kematian itu sebagai peringatan.

Dengan mengingat mati jama’ah… maka luluh lantahlah segala… makar… segala upaya, yang akan kita lakukan… yang bertentangan dengan tuntunan-tuntunan Allah Subhanallahu wata’ala, sebab kematian adalah pintu… perjumpaan dengan Allah Subhanallahu wata’ala… Kematian adalah pintu.. untuk memasuki negeri akhirat… negeri pembalasan.. negeri yang disanalah kita akan melihat… apa hakikat amalan kita?

Jama’ah yang dimuliakan oleh Allah subhana wata’ala “Kullu nafsin dzaa iqotul maut, tiap-tiap yang mempunyai jiwa akan mati” yang beriman akan mati, yang kafir pun akan mati. Presiden sampai tukang becak seluruhnya akan mati, Ustadz sampai orang yang paling bodoh sekalipun akan mati dan tiap-tiap orang harus mempertanggungjawabkan pertemuan itu

Jama’ah yang dimuliakan oleh Allah subhana wata’ala Kafaa bilmautidzikro, cukuplah kematian itu sebagai peringatan… karena itulah pada saat-saat seperti ini kita baiknya muhasabah diri… menghisab diri kita, saudara kita yang telah mendahului kita… bapak kita yang telah mendahului kita, kerabat kita yang telah mendahului kita… apakah kejadian yang kita alami itu mampu menjadi peringatan bagi kita, atau hanya sekedar sebagai sesuatu yang datang dan berlalu.. sebagaimana datangnya peristiwa-peristiwa yang lain.

Maka kalau begitu jamaah… mana keberadaan kita sebagai umat Muhammad shallallahu ‘alaihi wasallam yang beliau telah menyatakan kafabilmautidzikro,
cukuplah kematian itu sebagi peringatan…
peringatan bagi orang-orang yang hidup…
bukan peringatan bagi orang-orang yang telah mati…
kematian adalah peringatan bagi orang-orang yang hidup…
peringatan bagi orang yang berilmu…
peringatan bagi orang yang tidak berilmu…
peringatan bagi orang-orang yang beramal..
peringatan bagi orang-orang yang tidak beramal…
peringatan bagi orang-orang yang sholat..
peringatan bagi orang-orang yang tidak sholat..
peringatan bagi orang-orang yang berbakti kepada orang tuanya dan sekaligus peringatan bagi orang-orang yang durhaka kepada keduanya.

Peringatan bagi orang yang beramal…
dari sisi mana peringatannya?
Supaya orang-orang yang beramal menghisab dirinya, mempertanyakan dirinya… apakah amalan saya sudah sanggup…? untuk saya bawa… guna perjumpaan dengan Allah subhana wata’ala… Apakah amalan saya sudah cukup…? untuk saya bawa dihadapan Allah subhana wata’ala. Peringatan bagi orang-orang yang beramal untuk memepertanyakan amalannya. Apakah amalan saya sudah teranggap bernilai disisi Allah subhana wata’ala atau tidak. Dan banyak lagi pertanyaan-pertanyaan bagi orang-orang yang beramal.

Apalagi bagi mereka yang tidak beramal? Yang beramal saja jama’ah, belum tentu amalannya diterima.. apalagi yang tidak beramal. Sampai-sampai Allah subhana wata’ala menegaskan “Wailulil musholin, celaka bagi orang-orang yang sholat..” ini sudah sholat, ternyata masih celaka… Kenapa? Lalai dalam shalatnya.. sahun dia.. lalai dalam shalatnya. Shalat-shalat tapi tidak tahu apa yang dia baca, tidak tahu sementara berdiri untuk apa dia ini, ruku untuk apa dia ini, sujud untuk apa dan kepada siapa dia sujud, duro ‘unanas. Shalat untuk dilihat oleh manusia, mengharapkan pandangan dan pujian manusia. Apa lagi yang tidak shalat jama’ah…?

Dan masih banyak ilmu yang bisa didapatkan, dan kajian rahasia didalamnya dalam format audio rm (Real Media Player)

Klik link berikut untuk mengunduh dan mendengarkannya

Rapidshare
Zupload

Satu Tanggapan to “Cuplikan Rekaman “Cukuplah kematian itu sebagai peringatan””

  1. upload lg dunk file nya, udah gak ada tuh dua2 nya

    Insya Allah …

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: